Kesenian Benjang merupakan kesenian Ujungberung. Berasal dari kesenian Rudat yg telah dikembangkan menjadi kesenian Genjring dan kesenian Islam yg dikenal dgn nama Gedut.
Gendut dikembangkan lg menjadi kesenian Terbangan yg terdiri dari Kesenian
Hujungan,Seredan dan Gesekan. Kesenian Benjang dibagi menjadi Benjang Helaran (kesenian
Parade), Topeng Benjang (Kesenian Panggung) dan Benjang Gulat (kesenian ttg keberanian).
Benjang Helaran merupakan kesenian parade yg diperuntukkan bagi anak2 yg sunatan. Kesenian
ini didasarkan pd kebudayaan Islam dan mistik. Keduanya bergabung untuk menciptakan
kesenian yg unik,menegangkan, menakutkan juga menyenangkan. Topeng Benjang merupakan tarian topeng yg diselenggarakan di akhir pertunjukan dari pertunjukan Benjang Heleran.
Seorang penari yg dpt berakting seperti karakter : raksasa,ksatria,putri dan pelayan memainkan tarian ini. Perubahan karakter tsb disesuaikan dgn topeng yg digunakan para penari. Benjang Gulat merupakan kesenian yg berubah menjadi adu gulat,oleh karena itu disebut Benjang Gulat. Seperti dlm kompetisi olahraga, adu gulat merupakan permainan yg berdasarkan nilai sportifitas yg tinggi dr seorang lelaki. Kesenian ini memiliki nilai komunikatif dan keseriusan sehingga menciptakan hubungan yg selaras antara penonton dgn pertunjukan.
|