Awalnya Calung bukan merupakan suatu pertunjukan tdk seperti saat ini tp merupakan bentuk instrumen Waditra yg terbuat dr bamboo yg disatukan antara sisi kiri dan kanan. Satu sisi memantul ke tiang penyangga saat sisi yg lain memantul ke badan pemukul calung.
Dalam perkembangannya kesenian ini dibuat menjadi sebuah Waditra yg mudah dibawa2 dan dinamakan Calung Jingjing. Drs. Ekik Barkah merupakan salah satu artis yg mengembangkan dan mempopulerkan kesenian ini. Lalu kesenian ini mulai dipopulerkan oleh Grup Calung Unpad yg dipimpin oleh Ir. Oman dan kawan2. Sampai saat ini Calung Jingjing merupakan kesenian Calung yg dipopulerkan oleh Hendarso.